Bagaimana Hubungan Antar Manusia Bisa Membawa Kebahagian Dan Kepedihan
Bagaimana Hubungan Antar Manusia Bisa Membawa Kebahagian Dan Kepedihan - Dunia
semakin modern, tapi sayangnya semakin modern membuat hubungan antar manusia
semakin tidak memiliki posisi penting. Ada hal yang membuat saya miris. Pada
saat saya membuat artikel ini, negara tercintaku indonesia sedang berada pada
tahun politik dalam rangka pemilihan presiden dan pemilihan legislatif. Sangat
menyedihkan dampak kemodernan dan teknologi ini. Saudara-saudara sebangsa dan
setanah air saling mencaci secara terbuka dan tanpa batas di setiap media
sosial yang saya buka. Sepertinya negara ini akan perang besar. Entah siapa
yang patut disalahkan??... Saya pun tidak akan membahas fenomena ini lebih
dalam, karena mungkin hanya akan menambah kepanasan ini.
Semakin
saya bertambah umur, saya semakin menyadari betapa pentingnya sebuah hubungan.
Bahkan hubungan antar manusia memiliki usia yang sama tuanya dengan kehadiran
manusia pertama kali dimuka bumi ini. Hubungan antar manusia memiliki magnet
untuk menggerakkan apapun yang kita perbuat. Artinya, ada korelasi antara
keberhasilan dan kegagalan yang kita terima dalam hidup dengan konteks hubungan
antar manusia ini. Bayangkan ketika suatu hubungan berhasil, semuanya terasa
baik, enak dan nyaman. Tapi ketika hubungan tersebut tidak berjalan sebagaimana
mestinya, hal tersebut akan berpengaruh pada kesehatan, kesejahteraan, dan
kegembiraan kita. Semua orang tidak menginginkan hal tersebut. Saya juga
menyadari tidak ada suatu hubungan yang 100% sempurna, tapi kita bisa mengusahakan
menjadi 100% baik, meskipun kenyataannya tidak akan pernah ada.
Dari
dulu sampai sekarang, dari suatu masa ketika alam semesta tercipta bahkan
mungkin suatu saat akan hancur. Apapun yang kita lakukan, dimanapun kita
berada, tidak peduli anak kecil atau orang dewasa, tidak peduli kaya dan miskin, tidak peduli pekerjaan dan karir apa
yang kita geluti, ada satu hal yang selalu tetap sama dan ada pada setiap
lingkaran kehidupan, dia adalah manusia. Kita tidak mungkin hidup tanpa mereka
dan hidup dengan mereka juga tidaklah mudah. Pasang surut suatu hubungan,
adakalanya membawa sebuah sumber kebahagiaan dan kepuasan yang luar biasa.
Namun suatu hubungan bisa juga menjadi sebuah kepedihan dan penderitaan yang
tidak berujung dalam hidup kita. Hal tersebut terjadi karena ada upaya tarik
menarik secara terus menerus antara hubungan yang kita inginkan dan yang kita
jumpai disekeliling hidup kita. Ego individu dan ego hubungan itu sendiri
saling bertabrakan. Saya paham, menerima keberadaaan orang secara apa adanya tidaklah
mudah. Tapi setidaknya berusaha dan mempertahankan sebuah hubungan ke arah yang
lebih harmonis, kooperatif dan menguntungkan, walaupun pada kenyataan tidak ada
hubungan yang benar-benar sempurna, kecuali hubungan manusia dengan tuhan
secara religi.
Setiap
individu, saya yakin sangat memahami benar apa arti sebuah hubungan karena kita
berhubungan dengan satu sama lain dari kita lahir. Bahkan sebelum kita lahir
pun, kita sudah dilatih untuk berinteraksi dengan ibu yang mengandung kita di
dalam perutnya. Berlalunya waktu bayi tersebut berkembang dan tahu bagaimana
untuk melihat, membaca dan mendengar. Dari kita bayi sampai sampai kita dewasa
sebenarnya banyak sekali bentuk hubungan yang disajikan baik dari apa yang
dilihat, didengar dan dibaca. Semuanya mengarah untuk suatu tujuan
keharmonisan, tapi tetap saja ada bentrokan dalam setiap hubungan. Hal tersebut
terjadi, mungkin kita tidak menanggapi pesan suatu hubungan secara serius, kita
tidak memahami apa arti hubungan tersebut, atau memahami tapi tidak tidak mau
menerapkannya dan pada akhirnya hubungan tersebut rusak secara terus menerus
merosot ke titik paling rendah dan tidak bisa terselamatkan.
Setiap
orang memiliki kemampuan dan ketidakmampuan untuk menumbuhkembangkan suatu
hubungan yang memiliki kualitas. Tapi itu pilihan. Ketika kita memilih untuk
hidup sendiri, maka hubungan dengan orang lain akan menjadi korban dan tidak
serasi. Namun ketika kita memilih untuk berkonsentrasi menginvestasikan
kekuatan kita dalam suatu hubungan, baik dengan pasangan, anak, tetangga,
teman, mitra kerja, maka secara otomatis kita mendapat energi positif. Perlu
diingat, sebuah hubungan yang berhasil, adalah hasil dari bagaimana kita
memperlakukan orang lain secara baik. Tapi terkadang dan sering, cara orang
lain memperlakukan kita, menentukan bagaimana kita memperlakukan orang lain
juga. Sangat sulit memperlakukan orang lain dengan baik ketika perlakukan
mereka buruk terhadap kita.
Peace
Indonesiaku, Jangan saling mencaci dan memaki sesama anak bangsa karena
kekuasaan segelintir orang. Jangan membuat hubungan yang mendatangkan suatu
kepedihan dan perpecahan. Ciptakan hubungan yang bahagia, harmonis, dan
kooperatif. Damai Pemilu 2019.

Comments
Post a Comment