15 Strategi Memurnikan Pikiran Secara Efektif
15 Strategi Memurnikan Pikiran Secara Efektif - hidup di era modern, banyak dinamika kehidupan baik yang menyenangkan atau yang
tidak menyenangkan pasti kita telah lalui. Padatnya beban hidup, terkadang
membuat sesak untuk bernapas menjalani kehidupan. Adalahnya kita merasa jenuh,
bosan, marah, dan perasaan negatif lainnya yang mendera kita seperti tamu tidak
diundang. Kita membutuhkan pemurnian pemikiran, sehingga kita bisa bernapas
lega dalam menjalani kehidupan kita hari demi hari dan masa demi masa.
Ibarat
komputer, terkadang pikiran kita membutuhkan untuk direstart kembali. Kalau
komputer mungkin hanya cukup dimatikan, lalu dihidupkan kembali agar bit-bit
yang sudah digunakan dalam komputer bisa menjadi 0 kembali. Sedangkan manusia
bukan benda mati, untuk merestartnya dibutuhkan cara dan penanganan yang
berbeda. Berikut 15 tips untuk kembali memurnikan pikiran kita.
1. Ikhlas
Ikhas
bisa berarti menerima segalanya dengan tulus tanpa harapan yang berlebih.
Sebaiknya apa yang kita lakukan didasarkan tanpa beban, tanpa nafsu atau
keinginan yang berlebih, dan pastinya harus tanpa rasa dendam untuk
mengalahkan. Setiap manusia memiliki kebutuhan, keinginan, harapan, dan nafsu.
Sebagai contoh, seperti manusia yang memiliki kebutuhan akan transportasi,
kemudian berkeinginan memiliki alat transportasi atau kendaraan tersebut,
dengan harapan membantu dalam hal mobilitas seperti untuk berangkat ke kantor,
mengantar anak sekolah, belanja, dan lain sebagainya. Tapi terkadang keinginan
tersebut diracuni dengan nafsu yang berlebih. Awalnya kita hanya ingin membeli
motor karena kemampuan kita baru disitu, tapi terkadang melihat tetangga
memiliki mobil, nafsu memiliki mobil pun muncul, akhirnya uang yang hanya cukup
untuk membeli motor, kita pakai untuk dp mobil, tanpa memikirkan apakah
kedepannya kita akan sanggup membayar cicilan. Ketika keinginan memunculkan
nafsu yang berlebih, maka kita akan jauh dari iklas. Ingat antara harapan dan
nafsu bedanya sangat tipis.
2. Ibadah
Disipinkan
diri kita untuk beribadah, apapun agama dan keyakinan yang kita anut. Dengan
beribadah kita akan selalu ingat keberadaan yang maha kuasa, sehingga bisa
mengontrol apa yang kita pikirkan dan apa yang kita lakukan tetap pada jalur
hijau. Jangan lupa lakukan ibadah dengan ikhlas. Agar apapun yang kita lakukan
bukan suatu kewajiban semata, namun kebutuhan untuk mengisi jiwa kita.
3. Berdoa
Berdoa
akan menyadarkan kita, bahwa kita bukan siapa-siapa, sehingga tidak ada yang
perlu disombongkan. Karena dengan berdoa, kita masih paham apa artinya meminta
kepada yang maha kuasa. Manusia tidak ada yang sempurna. So, berdoa, berdoa,
berdoalah terus tanpa bosan.
4. Sederhana
Berpikir
dan bertindak sederhana akan membuat kita bisa menerima hal sederhana pula.
Jangan terlalu terjebak pada kemewahan materi, pemikiran yang mewah akan
kompleksitas, atau tindakan yang penuh rekayasa. Sederhana akan membuat hidup
kita lebih ringan dari beban ambisiusme.
5. Jangan
Memelihara Rasa Marah
Rasa
marah hanya akan menyedot energi positif dalam diri kita. Menyakitkan rasanya
memikirkan orang yang kita tidak suka. Mungkin mereka pernah menyakiti kita,
baik disengaja atau tidak disengaja. Tapi apakah anda yakin, dia memikirkan anda
juga???... Hilangkan rasa marah yang sudah berlalu dan kendalikan rasa marah
yang ada didepan kita ketika harus menghadapi orang yang menurut kita sangat
tidak menyenangkan dan mungkin dalam persepsi kita, dia membuat kerugian untuk
diri kita pada saat ini. Jadilah pribadi yang bisa mengontrol emosi yang
meluap-luap karena dikendalikan oleh rasa marah.
6. Semangat
Membahagiakan Orang Tua Dan Keluarga
Tujuan
yang didasari dengan tujuan mulia, sudah pasti akan membuat pikiran dan hati
kita menjadi tenang. Tujuan mulia untuk membahagiakan orang tua dan keluarga
akan disupport oleh tuhan dan pastinya keluarga. ketika kita miliki semangat
membahagiakan orang tua dan keluarga, maka apa kita lakukan terasa tanpa beban,
sehingga kita bisa ikhlas menjalankannya untuk mencapai tujuan tersebut. Hidup
pun akan lebih bergairah ketika kita melihat keluarga kita bahagia. Rasa
senang, tenang dan nyaman akan mengelilingi pikiran dan jiwa kita.
7. Semangat
Membahagiakan Orang Lain
Selain
orang tua dan keluarga, lekatkan semangat untuk membahagiakan orang lain.
Membuat nyaman orang lain dengan keberadaan kita dengan hal-hal positif,
berarti bisa membuat orang lain juga sangat mengharapkan keberadaan ketika,
sehingga kita merasa dihargai. Perasaan dihargai akan membuat kita menjadi
orang yang lebih bisa berpikir positif dalam setiap kondisi sekeliling
kita. Hidup pun akan lebih tenang,
karena kita merasa memliki banyak teman dan tidak memiliki musuh. Tapi ingat,
perasaan dihargai oleh orang lain jangan membuat kita menjadi sombong yang
kebabalasan.
8. Meditasi
Lakukan
meditasi. Kondisi diam merupakan kondisi yang paling dasyat untuk memberikan
makanan dan pencerahan akan hidup yang kita lalui. Lakukan pada waktu senggang.
Sebaiknya lakukan secara terus menerus dan berulang. Malam hari adalah waktu yang paling tepat,
tapi bukan suatu keharusan. Lakukan minimal 10-15 menit, kalau anda tidak bisa
melakukan lebih lama dari itu. Rasakan ketenangan yang anda dapati ketika anda
bermeditasi. Rasakan bagaimana pikiran lebih tenang dan diam dari gejolak hidup
sehari-hari.
9. Jangan
Memelihara Benci Dan Dendam
Mungkin
kita termasuk orang yang bisa mengontrol rasa amarah. Tapi kita tidak bisa
mengontrol pikiran dan hati kita untuk membenci bahkan mendendam terhadap pihak
tertentu. Menyakitkan rasanya menyimpan rasa itu, menggrogoti energi dan aura
positif kita. Hidup terus berjalan, ya sudahlah...... Dengan begitu pikiran dan
hidup kita lebih tenang.
10. Jangan
Terpaku Dengan Hari Kemarin Dan Masa Lalu
Tuhan
memberikan waktu tidak hanya pada masa lalu dan kemaren saja, akan ada banyak
hari-hari yang bisa kita lalui selanjutnya. Apapun hal yang menyesakkan diri
kita ataupun kegagalan yang sudah berlalu, biarkan menjadi bagian dari drama
hidup kita. Dan apapun yang menyenangkan atau keberhasilan yang kita dapati
kemarin dan masa lalu, biarkan menjadi sebuah mimpi yang harus kita
implementasikan untuk lebih baik lagi.
11. Makan
Yang Baik
Didalam
tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Berikan makanan yang baik, bukan
makanan yang mewah dan mahal. Penuhi kebutuhan karbohidrat, protein, vitamin,
lauk-pauk dan asupan gizi lainnya untuk tubuh kita secukupnya.
12. Beolahraga
Olahraga
merupakan investasi jangka panjang untuk tubuh. Banyak orang rela berinvestasi
materi untuk masa tua, tapi lupa menginvestasikan tubuhnya untuk hari tua.
Olahraga membuat peredaran darah lebih lancar, jantung lebih sehat. Istilah
Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat benar adanya. Dengan olahraga
pikiran kita bisa lebih jernih dan berpikir positif.
13. Terbuka
Menyerap Teladan
Terbukalah
pada informasi yang positif untuk mencari figur-figur yang bisa dijadikan
teladan. Banyak berdialog dengan orang lain tanpa memandang background dan
level akan membuat kita bisa mengambil sisi positif dari pengalaman banyak
orang. Jangan lupa membaca buku atau media offline dan online lainnya untuk
memperbanyak wawasan kita. Jangan pernah berpikir bahwa diri kita adalah pusat
kebenaran. Sehingga bisa membuat kita, lebih rendah hati terhadap perbedaan
pendapat. Akhirnya ketenangan jiwa dan pikiran adalah tujuan utama.
14. Having
Fun
Bersenang-senanglah
dengan apa yang anda suka. Silakan menari, bernyayi, olahraga atau apapun yang
menjadi kesukaan anda dan pastinya membuat anda tersenyum dengan hati dan
pikiran yang bebas dan damai.
15. Hindari
Jebakan Target Absolut
Sebagai
manusia wajar kita merencanakan sesuatu untuk menjalankan hidup dan hal itu
wajib agar hidup kita menjadi lebih tertata
dan berkembang. Namun jangan benturkan diri kita pada kekecewaan, dikala
kita menghadapi suatu kegagalan, padahal ada jalur-jalur lain untuk menuju
keberhasilan.
Happy
blogging...

Comments
Post a Comment