4 Jurus Sakti Untuk Maju Dan Berhasil
4 Jurus Sakti Untuk Maju Dan Berhasil - Apapun
yang kita lakukan sebaiknya bersumber dari sebuah pemikiran positif. Tidak ada
untungnya dengan pikiran negatif yang hanya akan menimbulkan perasaan “kecil
dan kerdil”. Hal tersebut hanya akan menjadi momok yang menghambat seorang
inividu untuk maju. Percayalah keajaiban pasti ada ketika kita terus melangkah
tanpa berputus asa. Saya yakin setiap orang memiliki tips dan trik untuk
menjalani hidupnya untuk sampai dengan suatu titik yang disebut dengan
berhasil. Resep yang saya bagikan mungkin akan cocok dengan banyak orang, tapi
mungkin tidak sesuai dengan passion orang lain juga. Ilmu hanya untuk
dibagikan, hanya itu niat saya.
·
Niat Sederhana
Bangunlah
sebuah keberhasilan dengan dasar niat yang sederhana tapi spesifik. Sebagai
contoh ketika kita memiliki niat membahagiakan orang tua. Buatlah lebih
spesifik, agar apa yang kita tujukan lebih jelas sasarannya. Sebuah
keberhasilan haruslah memiliki tujuan yang sederhana dan spesifik, seperti
ingin memberangkatkan orang tua umroh, membelikan suatu barang yang sudah lama
diinginkan, dan lain sebagainya. Tanpa niat yang sederhana dan spesifik, sebuah
tujuan akan hanya diracuni dengan ambisi dan obsesi yang membuntukan kita pada
sebuah depresi yang berkepanjangan. Jadikan ambisi dan obsesi hanya sebagai
bensin untuk membakar agar kita bergerak maju menuju keberhasilan itu sendiri.
·
Berani Mencoba
Pikiran
kita merupakan sebuah corong asap untuk mengeluarkan ide dan imajinasi.
Bebaskan imajinasi dan ide kita melebihi batas daya khayal. Beranilah untuk
bertindak untuk mengeluarkan ide dan imajinasi. Keluarkan dari kotak yang
mungkin saat ini sedang membungkus tempurung otak kita. Apabila hal itu sulit,
cobalah untuk menuliskan terlebih dahulu ide dan imajinasi tersebut dalam buku
catatan. Kemudian coba untuk merencanakan bagaimana merealisasikan ide dan
imajinasi tersebut. Intinya beranilah mencoba ide dan imajinasi kita untuk
sebuah keberhasilan. Jangan lupa keberanian harus selalu didukung dengan kemauan
untuk selalu berusaha dan belajar dalam hal apapun. Learning by doing yang
konsisten akan membuat proses keberhasilan kita semakin mendekat. Sebagai
contoh ketika kita ingin menjadi seorang penulis, maka beranilah untuk mencoba
menulis.
·
Mau Bertanding
Setelah
kita tahu jelas arah kompas dari ide dan imajinasi kita, kemudian kita sudah
mencobanya, maka beranikan diri kita untuk bertanding. Sebuah pertandingan akan
bisa digunakan sebagai barometer atau alat ukur akan kemampuan diri kita
sendiri dengan orang lain. Tanpa pesaing atau lawan, kita tidak akan penah tahu
kelebihan dan kekurangan kita. Setiap kompetisi pastinya akan membawa
sifat-sifat positif, seperti menantang kita untuk belajar sportif, untuk
menggali potensi paling dalam dari diri kita, membangkitkan rasa percaya diri,
dan tentu saja akan menambah wawasan dan jaringan kita. Kalau hal-hal tersebut
kita maksimalkan, maka akan membantu kita lebih dekat dengan sebuah
keberhasilan.
Setelah
kita bertanding. Menang atau kalah adalah hal biasa. Yang penting, kita bisa
meningkatkan kualitas diri kita. Ketika kita kalah, berarti kita perlu
memperbaiki kualitas diri. Tapi tidak perlu membuat kita menjadi rendah hati.
Namun ketika kita menang, jangan juga membuat kita menjadi besar hati. Ikutilah
kompetisi dengan level yang lebih tinggi, untuk selalu meningkatkan kualitas
diri dengan mengeksploitasi potensi dari kita.
·
Pelajari Potensi Diri
Pelajari
kelebihan dan kekurangan yang ada diri kita. Jangan biarkan kelebihan yang kita
punya, menjadi berlumut karena kita gagal memunculkannya. Setiap individu
memiliki passion dan pemikiran yang tentunya berbeda. ada orang yang tahu
kelebihannya, namun memang tidak ingin mengeksploitasinya karena sudah nyaman
dengan kehidupannnya saat ini, dan tentu saja ingin hidup lebih santai untuk
menjalani hidupnya. Ada juga orang yang tahu kelebihannya dan memiliki passion
untuk memilih mengekspresikan kelebihannya itu. kedua jenis manusia tersebut,
buat saya sama saja. Tidak ada yang lebih baik ataupun lebih buruk. Namun kalau
memang kita memiliki suatu bakat yang bisa berguna buat orang lain, akan lebih
baik kita eksploitasi agar bisa bermanfaat lebih buat orang-orang sekitar kita.

Comments
Post a Comment